Investor Jual ETF Bitcoin BlackRock Meski Tanggung Biaya US$29,5 Juta

Seorang investor besar dilaporkan menjual sekitar US$1,26 miliar saham ETF Bitcoin milik BlackRock melalui transaksi blok besar di luar bursa (dark pool), meski harus menerima diskon yang menyebabkan potensi kerugian sekitar US$29,5 juta.
Transaksi tersebut melibatkan sekitar 29,21 juta saham iShares Bitcoin Trust (IBIT), salah satu ETF Bitcoin terbesar di dunia. Saham dijual pada harga sekitar US$43,16 per lembar, lebih rendah sekitar 2,3 persen dibanding harga pasar saat transaksi berlangsung.
Analis menilai keputusan menjual dengan diskon besar menunjukkan bahwa prioritas investor kemungkinan adalah keluar dari eksposur Bitcoin secepat mungkin, bukan memaksimalkan harga jual.
Peristiwa tersebut terjadi di tengah tren arus keluar dana dari ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat. Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah produk ETF Bitcoin mengalami penarikan dana seiring meningkatnya ketidakpastian pasar dan tekanan terhadap harga aset kripto.
Pengamat pasar kripto menyebut sentimen investor saat ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk ketegangan geopolitik global, pergerakan suku bunga, serta meningkatnya kecenderungan investor untuk mengurangi aset berisiko.
Meski transaksi jumbo tersebut memicu perhatian pasar, sejumlah analis menilai aksi jual itu belum tentu mencerminkan perubahan pandangan jangka panjang terhadap Bitcoin secara keseluruhan. Sebagian investor institusional masih mempertahankan eksposur besar terhadap aset kripto melalui ETF dan instrumen investasi lainnya.
Perlu dicatat bahwa ETF seperti IBIT dikelola untuk memenuhi permintaan investor. Ketika pemegang ETF menjual sahamnya, pengelola dana akan menyesuaikan kepemilikan aset dasar yang mendukung produk tersebut.
Di sisi lain, besarnya transaksi ini menunjukkan skala partisipasi investor institusional di pasar aset digital yang terus berkembang dalam beberapa tahun terakhir.
Pengamat menilai pergerakan dana keluar dari ETF Bitcoin akan tetap menjadi salah satu indikator penting yang dipantau pasar untuk mengukur sentimen investor terhadap aset kripto dalam jangka pendek.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah penulis digital yang berfokus pada teknologi dan tren online. Ia berkontribusi di Kabarteknologi dengan menghadirkan konten yang informatif, terstruktur dengan baik, dan mudah dipahami oleh pembaca.

