Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Agam dengan Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, terputus setelah badan jalan amblas akibat longsor. Kerusakan terjadi di kawasan Nagari Sungai Landia, Kecamatan Ampek Koto, sehingga kendaraan roda empat maupun roda dua tidak dapat melintasi jalur tersebut. Peristiwa ini kembali mengganggu mobilitas masyarakat yang bergantung pada salah satu akses utama menuju Bukittinggi.
Berdasarkan informasi dari pemerintah daerah, badan jalan mengalami longsoran dengan kedalaman sekitar 15 meter. Di sisi lain jalan terdapat tebing yang membuat jalur tersebut tidak memungkinkan dilalui kendaraan. Demi alasan keselamatan, akses ditutup sementara hingga proses penanganan selesai dilakukan.
Jalur yang terdampak merupakan salah satu penghubung penting antara Lubuk Basung di Kabupaten Agam dengan Bukittinggi. Putusnya akses menyebabkan aktivitas masyarakat, distribusi barang, serta perjalanan antardaerah terganggu. Pengendara yang hendak menuju Bukittinggi maupun sebaliknya diminta menggunakan jalur alternatif hingga kondisi jalan kembali aman.
Pemerintah Kabupaten Agam bersama instansi terkait langsung melakukan koordinasi untuk mempercepat penanganan. Tim di lapangan melakukan pemantauan terhadap kondisi tanah sekaligus menyiapkan langkah perbaikan agar akses dapat kembali dibuka secepat mungkin. Namun proses tersebut diperkirakan membutuhkan waktu karena tingkat kerusakan cukup berat dan kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil.
Wilayah tersebut memang dikenal memiliki kontur perbukitan yang rawan longsor, terutama saat curah hujan tinggi. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah ruas jalan di Kabupaten Agam beberapa kali terdampak longsor yang menghambat lalu lintas dan memerlukan penanganan darurat. Kondisi geografis tersebut membuat pemerintah terus meningkatkan pemantauan terhadap titik-titik yang berpotensi mengalami kerusakan serupa.
Masyarakat diimbau untuk tidak memaksakan melintas di lokasi yang mengalami kerusakan. Selain berisiko terjadi longsor susulan, struktur jalan yang amblas juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Petugas akan terus memperbarui informasi mengenai perkembangan perbaikan serta pembukaan kembali jalur tersebut.
Pemerintah daerah berharap proses penanganan dapat berlangsung secepat mungkin mengingat pentingnya jalur tersebut bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Dengan dukungan berbagai pihak, akses yang terputus diharapkan segera pulih sehingga konektivitas antara Kabupaten Agam dan Kota Bukittinggi dapat kembali normal.




