Sampel DNA Serta 30 Barang Bukti dari Sekolah Diambil

Sampel DNA Serta 30 Barang Bukti dari Sekolah Diambil

Ilustrasi. Foto: Petugas Puslabfor melakukan pemeriksaan forensik di lingkungan sekolah swasta di Pondok Pinang, Jakarta Selatan.

Pengambilan sampel DNA dari 3 ruangan di sekolah di kawasan pondok pinang, tempat ditemukannya 995 senjata tersebut dilakukan oleh Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri. Pengambilan sampel ini bertujuan untuk mengetahui siapa yang pernah masuk atau berkontak didalam ruangan lokasi senjata tersebut disimpan serta mengamankan 30 item yang berkaitan dengan senjata, amunisi dan lain-lain.

Kegiatan yang dilakukan oleh Puslabfor ini adalah pengembangan yang dilakukan oleh Polri terkait penemuan senjata yang berjumlah 995 serta narkotika dan cd porno. 

Puslabfor Ambil Sampel DNA di Tiga Ruangan

Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri mengambil sampel DNA dari tiga ruangan di sebuah sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari penyelidikan setelah polisi menemukan ratusan senjata dan sejumlah barang lain di lingkungan yayasan.

Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Ipda Alpino de Tech mengatakan pengambilan sampel dilakukan untuk mengetahui pihak yang pernah masuk atau berkontak dengan tiga ruangan tersebut.

Langkah forensik itu diharapkan membantu penyidik menelusuri orang-orang yang pernah berada di lokasi yang berkaitan dengan temuan barang tersebut.

Tiga Ruangan Diperiksa

Tiga ruangan yang menjadi lokasi pemeriksaan yakni ruangan eks Ketua Pengurus Yayasan, ruangan sekretaris, serta ruangan sarana prasarana yayasan.

Polisi mengambil sampel DNA dari ketiga lokasi tersebut untuk kemudian diperiksa secara forensik. Hasilnya akan digunakan sebagai salah satu petunjuk dalam proses penyelidikan.

Pemeriksaan ini tidak serta-merta menunjukkan siapa pemilik barang yang ditemukan. Sampel DNA hanya menjadi bagian dari rangkaian bukti yang perlu dicocokkan dengan temuan lain dan keterangan para pihak.

Puslabfor Temukan 30 Item

Selain mengambil sampel DNA, tim Puslabfor juga melakukan penyisiran dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari kegiatan tersebut, petugas menemukan sebanyak 30 item yang berkaitan dengan senjata dan perlengkapannya.

Barang yang ditemukan antara lain senjata, senjata angin, amunisi, magasin, serta sejumlah suku cadang. Temuan tersebut kemudian diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Olah TKP dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan Puslabfor Bareskrim Polri dan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan. Pemeriksaan berlangsung untuk memastikan tidak ada barang berbahaya lain yang masih berada di lingkungan sekolah.

Sebelumnya Ditemukan 995 Senjata

Kasus ini bermula dari penemuan ratusan senjata di salah satu ruangan yayasan sekolah swasta tersebut. Polisi sebelumnya menyebut ada 995 pucuk senjata dan airsoft gun yang ditemukan di ruangan eks ketua yayasan.

Selain senjata, polisi juga menemukan amunisi dan sejumlah perlengkapan senjata. Temuan tersebut kemudian berkembang setelah aparat turut menemukan barang lain yang diduga berkaitan dengan narkotika serta CD video porno.

Temuan dalam jumlah besar itu membuat polisi melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap lingkungan yayasan. Penyidik tidak hanya menelusuri jenis dan status barang, tetapi juga mencari pihak yang mengetahui keberadaan barang-barang tersebut.

Polisi Telusuri Siapa yang Pernah Masuk

Pengambilan sampel DNA menjadi salah satu cara yang digunakan penyidik untuk mempersempit penelusuran. Polisi ingin mengetahui siapa saja yang pernah berada atau meninggalkan jejak biologis di tiga ruangan tersebut.

Hasil pemeriksaan nantinya akan dibandingkan dengan informasi lain yang diperoleh penyidik. Dengan demikian, polisi dapat mencocokkan temuan forensik dengan keterangan saksi maupun bukti lainnya.

Penyelidikan masih berlangsung dan polisi belum menyimpulkan pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan ratusan senjata serta barang lain di lingkungan sekolah.

Website |  + posts

Jessie Evelyn Kartadjaja adalah penulis digital yang berfokus pada teknologi dan tren online. Ia berkontribusi di Kabarteknologi dengan menghadirkan konten yang informatif, terstruktur dengan baik, dan mudah dipahami oleh pembaca.