
Platform perjalanan Traveloka menjalin kemitraan strategis jangka panjang dengan Marriott International untuk memperluas akses pemesanan hotel bagi wisatawan di Indonesia dan Asia Tenggara. Melalui kerja sama ini, pengguna Traveloka dapat mengakses secara langsung portofolio lebih dari 10.000 properti Marriott di 146 negara dan wilayah dengan informasi harga serta ketersediaan kamar secara real-time.
Kolaborasi tersebut dilakukan di tengah prospek cerah industri pariwisata kawasan. Asia Tenggara diproyeksikan menjadi salah satu pasar perjalanan dengan pertumbuhan tercepat di dunia, dengan nilai industri meningkat dari sekitar US$35,5 miliar pada 2025 menjadi US$67,4 miliar pada 2031. Kondisi itu menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar prioritas bagi Marriott dalam memperluas bisnisnya di kawasan Asia Pasifik.
Chief Commercial Officer Asia Pacific excluding China Marriott International, John Toomey, mengatakan Indonesia memiliki potensi besar berkat pertumbuhan wisatawan domestik maupun internasional. Menurutnya, kemitraan dengan Traveloka akan mempermudah wisatawan menemukan dan memesan berbagai pilihan akomodasi Marriott, mulai dari hotel premium hingga properti mewah, melalui satu platform digital yang telah memiliki basis pengguna kuat di Asia Tenggara.
Di sisi lain, Chief Financial Officer Traveloka Yady Guitana menyebut kerja sama tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan merek perhotelan global terhadap jangkauan regional Traveloka. Integrasi langsung dengan sistem Marriott memungkinkan perusahaan menghadirkan rekomendasi hotel yang lebih relevan melalui pemanfaatan data perjalanan dan teknologi kecerdasan buatan (AI), sehingga pengalaman pemesanan menjadi lebih personal bagi pengguna.
Saat ini Marriott mengoperasikan hampir 90 hotel di Indonesia dan terus memperluas kehadirannya di berbagai negara Asia Tenggara, termasuk Vietnam, Thailand, dan Malaysia. Perusahaan juga mencatat peningkatan pencarian serta pemesanan hotel melalui platform Traveloka, terutama untuk sejumlah destinasi seperti Makassar, Surabaya, Medan, dan Bandung. Tren tersebut memperkuat posisi Indonesia sebagai pasar strategis dalam pengembangan bisnis Marriott di kawasan.
Melalui kemitraan ini, kedua perusahaan berharap dapat memperkuat ekosistem pariwisata digital di Asia Pasifik. Kombinasi portofolio hotel Marriott dengan teknologi, data regional, dan kemampuan personalisasi Traveloka diharapkan mampu meningkatkan kemudahan pemesanan akomodasi sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia dan Asia Tenggara dalam beberapa tahun mendatang.
Jessie Evelyn Kartadjaja adalah penulis digital yang berfokus pada teknologi dan tren online. Ia berkontribusi di Kabarteknologi dengan menghadirkan konten yang informatif, terstruktur dengan baik, dan mudah dipahami oleh pembaca.




